Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Baru, Siap Dukung Transportasi Ramah Lingkungan
Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Baru, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan transportasi ramah lingkungan. Pada Jumat ini, Transjakarta melakukan uji coba teknis bus listrik terbaru tanpa mengangkut penumpang maupun beban.
Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, pengujian ini mencakup beberapa aspek penting, seperti fungsi sistem pemosisian global (GPS), penyiar suara (voice announcer), dan tampilan teks berjalan LED (running text). Uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh komponen teknis berjalan sesuai dengan standar pelayanan minimum (SPM) sebelum bus dioperasikan secara penuh.
Lebih lanjut, Ayu menjelaskan bahwa bus-bus baru ini merupakan tipe highdeck, yaitu bus dengan lantai lebih tinggi dari bus biasa. Bus tipe ini akan digunakan pada rute layanan Bus Rapid Transit (BRT) maupun rute campuran (BRT dan Non-BRT).
Adapun uji coba dilakukan di enam rute layanan, yaitu Pulogadung–Kejaksaan Agung (4K), Lebak Bulus–Pasar Baru (Koridor 8), Terminal Senen–Lebak Bulus (6H), Stasiun Manggarai–Blok M (6M), PGC–Juanda (5C), dan PGC–Terminal Tanjung Priok (Koridor 10).
Di sisi lain, Transjakarta menegaskan komitmennya mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara. Program ini juga sejalan dengan target net zero emission pada 2060.
Namun demikian, jumlah pasti bus listrik yang diuji coba belum diumumkan. Ayu menyatakan bahwa informasi tersebut akan disampaikan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam acara peluncuran resmi.




