Gunung Raung Erupsi, Kolom Abu Capai 1.200 Meter, Warga Jember Terpapar Abu Tipis
Jember, Jawa Timur – Gunung Raung yang berada di perbatasan Kabupaten Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi mengalami erupsi pada Minggu (15/6) pukul 06.28 WIB. Letusan menghasilkan kolom abu setinggi 1.200 meter di atas puncak atau sekitar 4.532 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Raung, Mukijo, menyampaikan bahwa kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan mengarah ke tenggara. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung. Secara visual, asap dari kawah utama terpantau berwarna putih hingga hitam, dengan ketinggian 100–1.500 meter.
Dalam pengamatan selama 24 jam sebelumnya (14/6), tercatat empat gempa letusan, satu gempa tektonik lokal, satu gempa tektonik jauh, dan tremor menerus dengan amplitudo dominan 1 mm.
Status Gunung Raung masih pada Level II (Waspada). Masyarakat dan wisatawan diminta tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 kilometer, serta tidak menuruni kaldera atau bermalam di sekitar kawah karena berbahaya.
Akibat arah angin ke selatan, warga di beberapa desa di Jember mengalami hujan abu tipis. BPBD setempat telah membagikan masker untuk mencegah gangguan pernapasan.
Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan BPBD.
Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Waspada
Gunung Raung erupsi Minggu pagi dengan kolom abu setinggi 1.200 meter. Aktivitas kegempaan meningkat dan status tetap Waspada. Warga diminta tidak mendekati kawah dalam radius 3 km. Hujan abu tipis terjadi di Jember, BPBD membagikan masker.
📍 Erupsi Gunung Raung
🕕 Waktu: 15 Juni 2025, pukul 06.28 WIB
🌋 Tinggi letusan: 1.200 meter dari puncak (4.532 mdpl)
🌬️ Arah abu: Tenggara
⚠️ Status: Level II (Waspada)
🚫 Zona bahaya: Radius 3 km dari kawah
📊 Aktivitas gempa (14 Juni):
4 letusan (amplitudo 4 mm)
1 gempa lokal (25 mm)
1 gempa jauh (4 mm)
Tremor menerus (0.5–5 mm)




