BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara hingga 18 Juli
Sulut berpotensi cuaca ekstrem, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem akan melanda beberapa wilayah di Sulawesi Utara hingga Jumat, 18 Juli 2025. Cuaca tersebut diperkirakan berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Menurut Astrid Y Lasut, Koordinator Bidang Operasional BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, fenomena ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) berada di fase empat atau netral yang mendukung pembentukan awan hujan. Selain itu, anomali suhu permukaan laut (SST) di kisaran 0–1,5 derajat Celsius menunjukkan penambahan uap air di perairan sekitar.
Sulut berpotensi cuaca ekstrem, Sementara itu, adanya belokan angin (shearline) turut memperbesar potensi pertumbuhan awan hujan. Di sisi lain, kondisi labilitas udara lokal memperkuat perkembangan awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan deras.
BMKG mencatat bahwa pada Senin (14/7), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kota Manado, Bitung, Tomohon, dan wilayah Minahasa. Kemudian, pada Rabu (16/7), daerah terdampak meluas hingga wilayah Bolaang Mongondow dan Kepulauan Sangihe. Selanjutnya, pada Kamis dan Jumat (17–18/7), cuaca buruk diperkirakan melanda Kabupaten Kepulauan Talaud dan Sangihe.
Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. Masyarakat juga diminta mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG agar tidak termakan kabar tidak akurat.



