Gunung Semeru erupsi mengeluarkan kolom abu setinggi 1.000 meter pada pagi hari, terlihat dari kejauhan dengan langit cerah dan gunung yang menjulang di Jawa Timur.
Erupsi Gunung Semeru pagi hari, Rabu 23 Juli 2025. Terpantau lima kali letusan dalam waktu singkat, dengan kolom abu mencapai 1.000 meter. (Foto: PVMBG)

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali, Warga Diminta Waspada

FIFA WORLD CUP 2026 - Situs Bandar Bola Resmi Piala Dunia 2026

Gunung Semeru erupsi 5 kali Rabu pagi, tinggi letusan capai 1000 meter

Gunung Semeru Erupsi Lima Kali, yang terletak di perbatasan Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami lima kali letusan pada Rabu pagi. Aktivitas vulkanik pertama tercatat pukul 00.47 WIB dengan ketinggian kolom abu sekitar 800 meter, yang mengarah ke utara. Tak berselang lama, sekitar pukul 00.53 WIB, terjadi letusan kedua dengan kolom setinggi 600 meter menuju selatan. Menurut laporan Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, saat itu erupsi masih berlangsung.

Memasuki pagi hari, letusan ketiga terjadi pukul 05.30 WIB, kali ini mencapai 900 meter dengan arah abu ke selatan. Selanjutnya, semburan keempat berlangsung sembilan menit kemudian, yakni pukul 05.39 WIB, dengan tinggi mencapai 1.000 meter ke arah tenggara. Terakhir, erupsi kelima tercatat pukul 06.11 WIB, mengeluarkan kolom setinggi 600 meter ke selatan. Semua letusan disertai abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang.

Meski aktivitasnya meningkat, status Gunung Semeru masih berada pada Level II (Waspada). Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah larangan, seperti menjauhi sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan hingga delapan kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat diminta tidak mendekati area 500 meter dari tepi sungai karena risiko perluasan awan panas bisa mencapai 13 kilometer.

Di sisi lain, warga juga diimbau menghindari area dalam radius tiga kilometer dari kawah karena ancaman batu pijar. Tak hanya itu, potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan patut diwaspadai, khususnya di sepanjang aliran sungai seperti Besuk Bang, Kembar, Sat, dan anak-anak sungainya. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk meminimalisir risiko bencana.

STATIONPLAY
FIPBET

FIFA WORLD CUP 2026 - Situs Bandar Bola Resmi Piala Dunia 2026

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply