Kolaborasi Atasi Banjir di Kali Angke Tangerang
Atasi Banjir, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Pasalnya, saat susur Kali Angke, ditemukan banyak tumpukan sampah yang menyebabkan pendangkalan dan penyempitan sungai dari 30 meter menjadi hanya 10 meter. Akibatnya, banjir mudah terjadi di delapan kelurahan yang dilintasi aliran tersebut.
Sebagai respons, Pemkot Tangerang menginstruksikan camat dan lurah di tiga kecamatan—Cipondoh, Ciledug, dan Karang Tengah—untuk memberi edukasi kepada warga. Selain itu, pemerintah terus melakukan normalisasi saluran dan membangun infrastruktur seperti turap dan polder.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyebut bahwa banjir juga dipicu oleh proyek Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) yang belum tuntas dan adanya tanah timbul yang mempersempit sungai. Ia berharap tim pengendali banjir yang dibentuk dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Dengan demikian, upaya bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan bebas banjir di Tangerang Raya.




