Korban tewas akibat longsor di Gunung Kuda bertambah jadi 20 orang

Korban tewas akibat longsor di Gunung Kuda bertambah jadi 20 orang

FIFA WORLD CUP 2026 - Situs Bandar Bola Resmi Piala Dunia 2026

Longsor Tambang Gunung Kuda Cirebon: Korban Tewas Bertambah, Pencarian Masih Berlanjut

Jumlah korban tewas akibat bencana longsor di tambang galian C Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, bertambah menjadi 20 orang. Penambahan ini terjadi setelah tim SAR gabungan berhasil menemukan satu jenazah pada Senin siang (2 Juni 2025). Korban yang ditemukan terakhir adalah Sudiono (51), warga Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Korban tewas akibat longsor di Gunung Kuda bertambah jadi 20 orang

Bupati Cirebon Imron Rosyadi menyatakan bahwa pencarian korban melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan para relawan. Hingga kini, masih ada lima korban lainnya yang belum ditemukan. Proses pencarian pun terus dilanjutkan tanpa batas waktu sampai semua korban ditemukan, baik dalam kondisi hidup maupun tidak. Pihaknya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap operasi penyelamatan ini.

Dalam upaya pencarian, tim SAR menggunakan bantuan anjing pelacak yang berhasil mengidentifikasi empat titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbun. Bupati berharap petunjuk ini dapat mempercepat proses evakuasi. Namun, medan pencarian yang berat dan risiko longsor susulan cukup tinggi menjadi tantangan utama di lapangan. Karena itu, seluruh petugas diminta untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat menjalankan tugas.

Selain fokus pada pencarian korban, pemerintah juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga yang ditinggalkan. Imron menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkab Cirebon telah mengadakan pertemuan dengan keluarga para korban. Dalam pertemuan tersebut, pemerintah berjanji untuk memberikan perhatian khusus, termasuk menjamin pendidikan anak-anak korban yang masih kecil. Mereka akan dibiayai untuk tetap bisa melanjutkan sekolah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari pemerintah.

Sementara itu, Pranata Ahli Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, menambahkan bahwa posisi korban yang masih tertimbun tersebar di beberapa titik dan belum diketahui pasti kedalamannya. Hal ini menambah kompleksitas dan risiko dalam proses evakuasi. Meski demikian, semua pihak tetap bekerja maksimal dan berharap proses pencarian berjalan lancar.

Dengan bertambahnya jumlah korban, bencana ini menjadi salah satu insiden tambang paling mematikan di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

STATIONPLAY

FIFA WORLD CUP 2026 - Situs Bandar Bola Resmi Piala Dunia 2026

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply